0822 4025 3341
0822 4025 3341
0819 1024 7646

Tata Cara Yang Berkaitan Dengan Anak sebelum Aqiqah

1. Adzan dan Iqamah
Adzan dan iqamah merupakan tuntunan Nabi Muhammad saw yang diajarkan kepada kaum muslimin untuk menyambut buah hati yang sholih, dengan tujuan supaya suara yang pertama kali didengar sang bayi adalah lantunan adzan. Abu Daud meriwayatkan dalam kitab al-adab, pada bab Anak yang Baru Dilahirkan agar segera dilantukan adzan pada telinganya dan Tirmidzi meriwayatkannya dalam kitab al-Adhahi (kurban), pada bab: Mengumandangkan adzan Pada Telinga Bayi dari Abu Rafi r.a. ia berkata “Aku melihat Rasulullaah saw mengumandangkan adzan di telinga Hasan ibn Ali ketika ia baru saja dilahirkan oleh ibundanya Fatimah r.a.”

Meskipun hadis ini dinyatakan dhaif (lemah) sanadnya , ada hadis lain yang menjadi syahid (hadis penguat) bagi hadis ini, yaitu Ibnu Abbas r.a dalam riwayat Baihaqi dalam bab Syu’ab al-Iman sehingga dengan demikian hadis ini menjadi kuat sanadnya.

Tentang hikmah dan rahasia melantunkan adzan di telinga bayi, Ibnul Qayyim al-Jauziyah berkata “Melantunkan addzan di telinga bayi yang baru dilahirkan bertujuan agar kalimat-kalimay yang pertama di dengan oleh bayi adalah kalimat-kalimat adzan yang mengandung ungkapan tentang kebesaran Allah dan keagungan kalimat syahadat yang merupakan syarat untuk masuk ke dalam agama islam. Lantunan adzan sebagai bimbingan pertama yang diajarkan kepada bayi ketika ia lahir ke alam dunia sebagaimana ia akan dibimbing membaca kalimat tauhid saat sedang keluar meninggalkan dunia.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pengaruh adzan itu sampai ke dalam lubuk hati sang bayi walaupun ia tidak merasakan dan tidak mengerti arti kalimatnya. Di samping itu ada manfaat lain, yaitu ketika adzan dikumandangkan setan akan lari sebab kedahsyatan kalimat adzan. Setan menanti kelahiran sang bayi lalu ia menjadi qarin (pendamping yang senantiasa menggodanya).
Hadis yang menjelaskan bahwa setan kabur ketika mendengar adzan adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarairah r.a. dari Nabi s.a.w., beliau bersabda “Sesungguhnya jika setan mendengar seruan adzan, ia berlari terkentut-kentut, sehingga ia tidak mendengar suara adzan. Apabila adzan telah selesai, ia akan kembali lagi untuk mengganggu. Kemudian jika iqamah dikumandangkan ia lari lagi sehingga tidak mendengar suara Adzan, kemudian mengganggu (dengan membisikan kejahatan ke dalam hati manusia)”. Diriwayatkan oleh Bukhari (3/101), Abu Daud (1/355), dan Ahmad (2/312)

Sumber: Buku berjudul “AQIQAH, Risalah Lengkap Berdasarkan Sunnah Nabi”
Penulis Ahmad ibn Mahmud ad-dib
Penerbit: Qisthi press

tags: , , , , , , , , , ,
  • Tata cara Menyambut Kelahiran Anak sebelum Aqiqah